Home / Berita / Datangkan Guru dari Spanyol, Belajar Makin Asik

Datangkan Guru dari Spanyol, Belajar Makin Asik

Siswa SD Plus Al-Kautsar Nampak lebih semangat di kelas. Mereka antusias mengikuti kelas bahasa Inggris karena bertemu langsung dengan penutur aslinya. Selama satu minggu, para siswa kelas IV dan V bisa belajar langsung bahasa asing dari native speaker. Namanya Maria Guardiola. Mahasiswa asal Spanyol yang tengah mengikuti program pertukaran pemuda AIESEC.

Meskipun mata pelajaran yang diajarkan Bahasa Inggris, Maria tidak mengajar dari segi materi, melainkan dari segi penggunaan bahasa dan sharing berbagai hal. Metode pembelajaran juga dirancang menyenangkan dengan lebih banyak menghadirkan permainan selama jam berlangsung.

Mengajar di SD Plus Al-Kautsar menjadi pengalaman pertama. Saya merasa senang dan menyukai mereka, karena anak-anak disini baik dan lucu, ujar Maria Guardiola.

Ia melanjutkan, selama mengajar di SD Plus Al-Kautsar tidak ada kesulitan. Meskipun mereka ramai di kelas atau suka clometan, namun mengajar tetap menyenangkan. Terlebih anak-anak memang seperti itu dan sudah menjadi hal yang wajar.

Pengalaman mengajar ini banyak pengalaman yang saya dapatkan, kami bercerita banyak hal khususnya mengenai budaya. Budaya disini sangat berbeda, orang-orangnya ramah dan menyenangkan, terangnya.

Kedatangan native speaker dari Spanyol ini juga wujud kerja sama antara ISEC UB dan SD Plus Al-Kautsar yang sudah lama terjalin. Disisi lain adanya mahasiswa luar negeri yang mengajar di sekolah ini juga untuk mendorong motivasi dan keberanian siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris.

Terlebih native speaker berasal dari luar negeri yang notabennya dari gaya bahasa tentu berbeda dengan orang Indonesia baik conversation maupun pronoun session. Sehingga siswa bisa belajar langsung dengan penyampaian berbeda. Biasanya, dengan guru di sekolah masih kental dengan logat Indonesia, namun dengan guru dari luar negeri jelas tidak akan sama.

Humas SD Plus Al-Kautsar, Darmaji, S.Ag, menambahkan, dengan adanya native speaker dari Spanyol ini siswa tidak hanya berani komunikasi secara langsung menggunakan Bahasa Inggris dengan gaya mereka, namun juga bisa mengetahui ragam budaya dari berbagai negara yang pernah didatangkan ke sekolah.

Jadi siswa lebih mengenal budaya dari negara lain daripada materi pembelajaran. Bahkan native speaker juga akan mendapatkan atau mengetahui budaya Indonesia, kami kenalkan dengan Bahasa Indonesia dan Jawa, terang Darmaji.

Kemampuan siswa dalam mengucapkan Bahasa Inggris juga akan meningkat lantaran native speaker hanya menguasai dua bahasa yakni Spanyol dan Inggris, sehingga peserta didik akan berusaha sangat keras untuk bisa berkomunikasi. Pada dasarnya program ini bertujuan untuk merangsang atau menumbuhkan keberanian siswa dalam berkomunikasi dengan orang lain menggunakan Bahasa Asing.

Selain itu kami kenalkan pula kepada native speaker mengenai bagaimana budaya dan karakter di Indonesia, Malang, dan yang paling utama di lingkungan SD Plus Al-Kautsar. Sehingga selama lima minggu mengajar native speaker memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan guru lainnya, begitupun juga dengan aturan-aturan dan jam sekolah, tutupnya.

About SD Plus Al-Kautsar Malang

Check Also

KIRAB MUHARRAM 1440 H.

Kirab Muharram merupakan salah satu tradisi kegiatan yang selalu dirayakan oleh peserta didik SD Plus …

Leave a Reply