Home / Berita / HUT ke-73 Kemerdekaan RI di SD Plus Al-Kautsar, Ajarkan Kebhinekaan Melalui Parade Busana Adat Nusan

HUT ke-73 Kemerdekaan RI di SD Plus Al-Kautsar, Ajarkan Kebhinekaan Melalui Parade Busana Adat Nusan

MALANG- Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia di SD Plus Al-Kautsar pada Jumat (17/8) berlangsung meriah. Beragam busana daerah yang dikenakan siswa mewarnai lapangan sekolah tempat dilaksanakannya upacara Kemerdekaan. Melalui momentum Kemerdekaan kali ini, SD Plus Al-Kautsar kembali menyampaikan pesan akan pentingnya persatuan dalam keragaman budaya Nusantara.

Hal ini disampaikan Kepala SD Plus Al-Kautsar, Dr. Dhiah Saptorini, S.E. M.Pd saat ditemui Malang Post usai upacara. Menurutnya, anak SD merupakan subjek yang tepat untuk menggambarkan kebhinekaan Indonesia. Sebab dalam diri mereka, terdapat jiwa yang bersih dari ambisi dan keegoisan. Anak SD cerminan kebhinekaan yang luar biasa. Plular yang biasa. Seperti itulah yang harusnya dijadikan contoh, ucapnya.

Di momen Nasional dan hari bersejarah bangsa Indonesia kali ini, Rini sapaan akrabnya, juga memberikan nama bagi kelompok Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SD Plus Al-Kautsar. Namanya Laskar Dwi Warna. Dengan memiliki nama, Paskibra diharapkan semakin bersemangat dan termotivasi untuk semakin lebih baik di masa yang akan datang.

Rini menjelaskan, pemakaian kata laskar memiliki tujuan. Artinya laskar bertugas tidak hanya mengawal bangsa ini. Tapi juga ikut menjaga sepenuh hati dan berjuang untuk mempertahankan kedaulatan Bangsa Indonesia. Sementara kata Dwi Warna, tidak lain adalah dua warna bendera Negara Indonesia, merah dan putih. Paskibra adalah pasukan yang memiliki tugas mulia. Harapannya tidak sekedar mengibarkan bendera, tapi juga mengawal dan menjaga keutuhan bangsa ini, terangnya.

Penyematan nama untuk Paskibra SD Plus Al-Kautsar ditandai dengan nasi tumpeng. Dhiah Saptorini, selaku kepala sekolah bertindak sebagai pemotong nasi tumpeng lalu diberikan kepada ketua Paskibra, Iyas Tamam.

Sementara itu, Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-73 juga dimeriahkan dengan lomba fashion busana daerah. Masing-masing kelas menunjuk perwakilan untuk tampil di depan seluruh siswa dan guru. Tidak sedikit juga orangtua yang hadir menyaksikan penampilan putra-putri mereka.

Dengan percaya diri, peserta lomba yang tampil berpasangan ini melangkah di hadapan juri. Para penonton yang antusias menyaksikan di sisi lapangan memberikan dukungan dengan tepuk tangan meriah. 

Usai lomba, acara dilanjutkan dengan parade busana adat. Seluruh siswa dan guru, berjalan beriringan di sepanjang jalan SD Plus Al-Kautsar. Dan yang cukup menyita perhatian, ikut sertanya seorang turis cantik dalam parade tersebut. 

Ia adalah Maria Guardiola, mahasiswi Spanyol  yang tengah mengikuti program pertukaran pemuda AIESEC. Dalam satu bulan terakhir dia memilih bertugas di SD Plus Al-Kautsar. Pada parade busana tersebut, Maria mengenakan kebaya sebagai busana adat Jawa.

Terkait dengan perayaan HUT RI kali ini, Kepala Bagian Humas SD Plus Al-Kaustar, Darmaji, S.Ag mengatakan konsep kebhinekaan yang diangkat tentu memiliki alasan. Yang paling utama sebagai upaya menanamkan rasa Cinta Tanah Air pada diri siswa. Apalagi kata dia, saat ini keutuhan NKRI terancam dengan masuknya paham-paham radikal. Maka kami berharap dengan memperingati Kemerdekaan Indonesia anak-anak semakin cinta Tanah Airnya. Inilah salah satu upaya kami dalam menanamkan jiwa nasionalisme pada diri siswa, terangnya. (Malang Post: 18 Agustus 2018)

About SD Plus Al-Kautsar Malang

Check Also

Datangkan Guru dari Spanyol, Belajar Makin Asik

Siswa SD Plus Al-Kautsar Nampak lebih semangat di kelas. Mereka antusias mengikuti kelas bahasa Inggris …

Leave a Reply