Home / Berita / Pelatihan Kader Tiwisada Angkatan V

Pelatihan Kader Tiwisada Angkatan V

Secara umum UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik. Selain itu juga menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia berkualitas. Sedangkan secara khusus tujuan UKS adalah menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat, meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan membentuk perilaku masyarakat sekolah yang sehat dan mandiri.

Di samping itu juga meningkatkan peran serta peserta didik dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah dan rumah tangga serta lingkungan masyarakat, meningkatkan keteramplan hidup sehat agar mampu melindungi diri dari pengaruh buruk lingkungan. Program dokter kecil (Kader Tiwisada) merupakan upaya pendekatan edukatif dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut. Oleh karena itu, maka setiap tahun UKS SD Plus Al-Kautsar mencanangkan kegiatan Pelatihan Kader Tiwisada. Untuk Kegiatan Pelatihan Kader Tiwisada tahun ini dilaksanakan hari Rabu-Kamis, 29-30 Januari 2014.

 

Acara  pelatihan diawali dengan sambutan oleh Bp. Darmaji (Kabid Kesiswaaan). Dalam sambutannya beliau menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan ini dan menyampaikan kepada seluruh peserta tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan atau hidup sehat dan  dilanjutkan sambutan oleh Drg. Betty R.   Pelatihan Kader Tiwisada dibuka oleh Bp. Masngud (sebagai lurah Pandanwangi) pada pukul 08.00 bertempat di Aula.

Untuk materi awal yang diberikan adalah tentang upaya pertolongan pertama dan upaya pencegahan penyakit, oleh Dr. Ade Imelry Adli. Beliau menyampaikan “cara memberikan pertolongan awal bagi penderita demam berdarah, antara lain: meminum air putih sebanyak-banyaknya, kompres agar panasnya berkurang, berikan obat penurun panas serta segera periksa ke dokter/ rumah sakit. Sedangkan cara pencegahan demam berdarah melalui 4M (Menguras bak mandi, Mengubur barang bekas, Menutup tempat sampah, Memantau jentik)”.

Materi selanjutnya tentang gizi yang disampaikan oleh Ibu Endah Wulandari, S.ST. sedangkan Ibu Wahyuni Kawaru menyampaikan tentang pentingnya pemanfataan atau kegunaan tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan hari pertama pelatihan kadertiwisada ditutup dengan pemberian materi kesehatan lingkungan hidup dan PHBS oleh Ibu Lilik Yuliati.

Pada hari kedua, pelatihan dimulai dengan pemberian materi tentang kesehatan lingkungan oleh Dr. Ade Imelry Adli, yang dilanjutnya praktek P3K. Siswa kemudian diajak ke kebun sekolah serta tempat cuci tangan untuk dapat  langsung mempraktekkan cara menggosok gigi yang benar serta  CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun).  Setelah mendapatkan materi yang cukup serta mempraktekkan cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan, siswa dikembali ke aula dan bagi menjadi beberapa kelompok kerja. Beberapa kelompok kerja (Pokja) tersebut antara lain: Pokja Kantin, Pokja UKS, Pokja Gigi, Pokja Toga. Setiap Pokja bertugas melakukan pengamatan sesuai dengan pokjanya. Selama berlangsungnya pemberian materi dan praktek, peserta pelatihan Kader Tiwisada mempunyai kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang kurang difahami kaitannya dengan masalah kesehatan. Beberapa waktu setelah dialog, kegiatan Pelatihan Kader Tiwisada tahun ini ditutup dengan dilantiknya Kader Tiwisada Angkatan V Tahun Pelajaran 2013-2014 oleh Ibu Dhiah Saptorini, M.Pd. (By.Est-Ims/Humas)

About

Check Also

SD Plus Al Kautsar Bagikan Daging Kurban dalam Besek

SD Plus Al-Kautsar mengajarkan pendidikan lingkungan dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban. Agenda tahunan sekolah di …

Leave a Reply