Home / Berita / Sekolah Berbasis Lingkungan

Sekolah Berbasis Lingkungan

Sekolah berbasis lingkungan merupakan salah satu keunggulan di sekolah ini. Dengan luas tanah 10.080 M2 dengan 75% Ruang terbuka Hijau (RTH) yang di tanamai dengan beraneka ragam tanaman dan jauh dari kebisingan (berada di dalam area perumahan) menjadikan kenyamanan dalam kegiatan pembelajarannya. Di dukung dengan sarana prasarana sekolah yang memadahi seperti area green house tanaman organik, area pembibitan tanaman, ruang produksi tahu dan minuman sari kedelai, taman yang terbentang mengitari semua gedung sekolah, kebun mangga yang hijau dengan ranum buahnya menjadikan siswa kerasan di sekolah dan happy banget dalam belajar.

Lingkungan sekolah yang ideal adalah sekolah yang mampu menciptakan suasana aman, nyaman, rapi, asri dan kondusif yang dapat memperlancar proses Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah Lingkungan sekolah merupakan wadah belajar dan pembentukan karakter dan perilaku anak untuk mengembangkan berbagai aspek menyangkut pengembangan sikap, pengetahuan maupun keterampilan sebagai bekal anak / peserta didik dalam menghadapi tantangan jaman..

Untuk menciptakan kenyamanan belajar di sekolah, dalam menjaga kebersihan, merawat tanaman, bunga dan lain sebagainya merupakan  tanggungjawab bersama seluruh warga sekolah. Dan dalam rangka mewujudkan suasana lingkungan yanga aman, nyaman, rapi, asri dan kondusif sekolah atelah melaksanakan berbagai macam kegiatan yang berkesinambungan diantaranya :

  • Membentuk Tim Pokja Adiwiyata  untuk menjaga kebersihan dan pemeliharaan lingkungan dengan beranggotakan guru pembina , dewan anak dan kader tiwisada.
  • Budidaya tanaman organik d area green House dengan ragam tanaman sayuran.
  • Produksi tahu Istimewa dan minuman sari kedelai. Wahana ini  merupakan salah satu wahana yang disispkan oleh sekolah untuk menyiapka siswa memiliki life skill  mejdi seorang interpreniur.
  • Lahan pembibitan, dengan mengutamakan pembibitan tanaman langka.
  • Pelajaran Lingkungan Hidup (PLH) sebagai salah satu mata pelajaran prakarya yang memiliki muatan Reduce, Reuse dan Recycle dengan limbah plastik yang ada disekitar lingkungan sekolah
  • Kebun Toga, terdiri dari bergbagai tanaman toga sebagai apotik hidup. Berbagai tanaman toga ini juga dapat dignakan sebagai obat organik.
  • Gerakan Buang sampah. yaitu dengan mengajak warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya dan memisahkan sampah organic ataupun an organic. ini didukung dengan banyaknya tempat sampah yang disediakan sekolah dalam menampung sampah tiap harinya di sekolah telah disiapkan tempat sampah yang terpisah dari jenis sampah orbanik. Unorganik, sampah kertas, sampah botol dan lainnya.
  • Bank Sampah Malang (BSM). Menyulap sampah jadi uang, mejadi salah satu motto dalam BSM ini. BSM hanya menerima sampah kering berupa botol dan kertas dari berbagai jenis. untuk menunjang kelansarannya Sekolah bekerja sama dengan BSM kota malang melalui dinas Kebersihan dengan sepekan sekali untuk pengambilan sampahnya. Kegiatan BSm sepenuhnya ditangani oleh para siswa mulai dari pemilahan jenis sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah sedangkan guru mendampingi saat kegiatan berlangsung.
  • Pembuatan Biopori di seluruh area terbuka sekolah, mulai dari kebun halaman sekolah dan lapangan parkir.
  • Komposting. Melihat tumpukan sampah organik dari banyaknya pohon di sekolah para siswa secara periodik bersama dengan petugas melakukan proses pembuatan kompos. Pengontrolan untuk pembautan komposting ini dilakukan oleh pokja bersama siswa dengan didampingi guru pembina.

Kami berharap degan kondisi lingkungan yang kondusif ini dapat memberikan kenyamanan dalam proses pembelajaran, dan juga dapat menumbuhkan kakarkter siswa yang cinta lingkungan, sehingga dapat mewarnai karakter siswa untuk cinta dan peduli terhadap lingkungannya baik di rumah maupun di sekolah. (By Ims/Akademik)

 

About

Check Also

KIRAB MUHARRAM 1440 H.

Kirab Muharram merupakan salah satu tradisi kegiatan yang selalu dirayakan oleh peserta didik SD Plus …

Leave a Reply