Home / Artikel / SISWA SD PLUS AL-KAUTSAR KAMPANYE SELAMATKAN OZON

SISWA SD PLUS AL-KAUTSAR KAMPANYE SELAMATKAN OZON

MALANG – SD Plus Al-Kautsar kembali melakukan aksi demonstrasi penyelamatan lingkungan. Kali ini gerakan yang dilakukan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menyelamatkan lapisan ozon yang melindungi bumi dari kerusakan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (23/9) lalu, untuk memperingati Hari Ozon sedunia yang jatuh pada setiap 16 September.
Bertempat di Alun-alun Kota Malang, beberapa siswa dengan lantang menyuarakan kondisi ozon bumi saat ini yang perlu perhatian manusia. Caranya, kata mereka, dengan menjaga lingkungan sekitar agar tetap hijau dan terhindar dari kerusakan. Termasuk memperhatikan kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Ketua pelaksana Dina Susanti, S.Pd mengatakan, terjadinya pemanasan global berimbas pada lapisan ozon yang melindungi bumi dari sinar ultraviolet. Kondisi ini akan menyebabkan kerusakan ekosistem makhluk hidup.
Pemanasan global itu sendiri terjadi karena kondisi bumi yang tidak stabil akibat rusaknya lingkungan sebab ulah manusia. Termasuk diantaranya emisi yang dihasilkan kendaraan bermotor dan sampah anorganik yang tidak termanfaatkan dengan baik, katanya.
Ada banyak faktor yang menjadi penyebab pemanasan global. Salah satunya, luas hutan yang semakin menurun, baik karena kebakaran ataupun adanya pembebasan lahan untuk pembangunan. Hal ini tentu akan mengurangi fungsi hutan sebagai paru-paru dunia yang menyerap karbondioksida menjadi oksigen.  
Oleh karena itu, dalam rangka memperingati Hari Ozon ini pihaknya perlu melakukan pembelajaran kepada peserta didik.

 

Kebutuhan ini untuk jangka panjang. Maka kami ajarkan kepada anak agar mereka peduli terhadap lingkungan untuk kebaikan bumi kita ini, ucapnya. 

Selain berorasi, siswa juga membeber beberapa poster yang berisi anjuran, ajakan atau sebatas slogan yang berisi pentingnya melindungi ozon bumi. Isi poster yang dibawa antara lain, Apa Jadinya Bumi Tanpa Ozon, Save Ozon Save The World, There Is No Life Zone Without Ozone, Reduce The Emission, dan lain sebagainya.

Sambil berorasi, siswa juga membawa poster tersebut sambil mengelilingi alun-alun. Tak ayal mereka pun menjadi pusat perhatian orang-orang yang berada disitu. Baik mereka yang sedang olahraga, bermain ataupun sekedar jalan-jalan.

Para siswa juga membawa spanduk putih berukuran 2 x 1 meter untuk ditandatangani pengunjung alun-alun, sebagai tanda dukungan mereka tehadap aksi siswa-siswi SD Plus Al-Kautsar. Tanda tangan ini juga sebagai bukti bahwa mereka setuju dan siap bersama-sama menjaga lingkungan untuk kebaikan lapisan ozon yang melindungi bumi.

Andri Siswanto, salah seorang pengunjung alun-alun mengungkapkan, apa yang menjadi aksi siswa-siswi SD Plus Al-Kautsar hendaknya menjadi perhatian bagi masyarakat. Menurutnya para siswa telah membuka wawasan warga yang selama ini tidak peduli akan kondisi ozon. Kami setuju dan mendukung sekali terhadap aksi mereka ini, ungkapnya.

Orasi siswa ini dilakukan selama satu setengah jam. Selama orasi mereka juga mengajak warga memungut sampah di alun-alun dan sekitarnya serta memilah antara yang organik dan anorganik. Selain melakukan edukasi kepada masyarakat melalui aksi peringatan ozon ini, diinternal SD Plus Al-Kautsar sendiri juga getol melaksanakan pedidikan lingkungan baik secara teori maupun praktek.

Sekolah bergelar Adiwiyata Mandiri ini sudah melaksankan program Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), pembentukan kader lingkungan serta secara rutin melakukan operasi semut untuk kebersihan sekolah. (Malang Post: 24 September 2017)

About udin

Check Also

HARI SANTRI AKAN MASUK KURIKULUM SD PLUS AL-KAUTSAR MALANG

SD Plus Al-Kautsar mewujudkan generasi religius yang sadar akan kebutuhan terhadap agama. Sehingga nilai-nilai keimanan …

Leave a Reply