Home / Testimoni Alumni

Testimoni Alumni

ATIKA UMI ZAHRAH

(Siswa Angkatan 2004)

Bu guru cantik ini adalah salah satu alumni SD Plus AL-Kautsar Malang angkatan pertama, beliau adalah salah satu staf pengajar di SD kita ini. Mari berkenalan dengan beliau.

Assalamualaikum, namaku Atikah Umi zahro, biasa dipanggil Atikah. Aku merupakan salah satu alumni angkatan pertama dari SD Plus Al Kautsar Malang. Aku masuk tahun 2004 dan lulus tahun 2010. Enam tahun aku belajar di sekolah penuh kenangan ini. Merasa bangga pernah menjadi salah satu murid di sekolah ini.

Sedikit kembali ke masa lalu, aku menjadi murid yang dibilang biasa di sekolah ini, cukup pendiam dan tidak banyak tingkah. Di SD Plus Al Kautsar persaingan antar murid lumayan ketat, tapi alhamdulillah aku selalu masuk 10 besar paralel. Aku yg pendiam ini pun juga dipilih untuk ikut lomba loh, mulai dari pidato bahasa Jawa, CCAI (Cerdas Cermat Agama Islam), dan seleksi Olimpiade matematika se-Malang Raya.

Mengenang saat lomba pidato bahasa Jawa, aku rindu sosok guru bahasa Jawa yang sudah tenang di sana, beliau Almh. Bu Endyah. Beliau guru yang sangat sabar dan telaten melatih ku. Beliau adalah guru yang masih sangat aku kenang hingga saat ini. Tak kalah dengan Almh. Bu Endyah, guru lain di sini juga sangat sabar dan telaten dalam mengajar. Hal ini yang menjadi nilai plus di sekolah ini, guru yang mungkin sulit ditemukan di sekolah lain. Kita diajarkan bagaimana cara saling menghormati dan menyayangi, tanpa pandang bulu semua diperlakukan sama.

Aku lulus SMA tahun 2016, dan mengajar di salah satu sekolah TK di kota Malang selama dua tahun. Hingga akhirnya aku bertemu dengan Bu Rini, kepsek SD Plus Al Kautsar dan ditawari untuk mengajar di sini. Aku merasa tertarik, karna begitu banyak jasa sekolah ini terhadap diriku sekarang ini.

Tidak banyak terjadi perubahan di sekolah ini, banyak hal yang masih sama. Bangunannya, suasananya, dan juga kenangannya. Fasilitas, kegiatan belajar mengajar, ekstrakurikuler, dan program lain menurut jauh lebih baik dari sebelumnya. Semoga SD Plus Al Kautsar akan selalu menjadi sekolah akhlak yang terus membangun akhlak mulia bagi penerus bangsa, sekolah yang selalu menjadi kebanggaan, terus berkarya dalam setiap sudut bangsa.

Dulu saat sekolah, aku berpikir enak banget jadi guru, Cuma suruh baca, suruh ngerjain, mereka mah tinggal ngoreksi selesai. Tapi ternyata, setelah aku mengalami bagaimana menjadi guru, disitu aku faham betapa beratnya menjadi seorang guru. Begitu sabar mereka mendidik, bekerja siang malam mencari materi untuk besok, harus selalu berusaha menjadi contoh yang baik, dan banyak lagi. Pesan untuk para murid, siapapun guru itu, ingatlah dia yang mendidikmu, dia yang menjadi jalan bagimu mencapai cita-cita, dia yang mengisi kekosonganmu, dia yang memberimu segala hal yg dia punya, hargai hormati dan selalu sayangi mereka. Jangan lihat siapa mereka, tapi lihatlah apa yang sudah mereka berikan padamu. Guru adalah jendela dunia bagi murid.