Home / Berita / BENTUK SISWA-SISWI ISLAMI, INILAH CARA SD PLUS AL-KAUTSAR

BENTUK SISWA-SISWI ISLAMI, INILAH CARA SD PLUS AL-KAUTSAR

MALANG – Pagi ini siswa-siswi SD Plus Al-Kautsar mulai mengikuti program Pesantren Ramadan di sekolah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala SD Plus Al-Kautsar Dr. Dhiah Saptorini, M.Pd dengan membuka kran yang mengalirkan air ke enam penjuru taman. Simbol ini tak lepas dari predikat SD Plus Al-Kautsar yang menyandang gelar sekolah Adiwiyata Mandiri.

Pukul 8.30 WIB, siswa-siswi mulai berkumpul di lapangan sambil menyanyikan lagu ramadan tiba. Seluruh siswa tampak riang gembira, sesuai lirik lagu ramadan tiba yang menggambarkan keceriaan anak muslim terhadap datangnya bulan penuh hikmah ini.

Para siswa mengikuti apel pembukaan dengan membentuk kelompok dengan nama-nama asmaul husna. Seperti Al-Karim, Ar-Raqib, As-Sami, Al-Bashir dan lain sebagainya.

Semuanya ada 45 kelompok, terdiri dari 25 kelompok santri putra dan 20 kelompok santri putri. Pesantren ramadan rencananya akan dilaksanakan dua hari hingga Kamis (31/5) besok. Oleh karena itu, guru SD Plus Al Kautsar mengemas program tersebut dengan beberapa agenda yang dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman.

Bahkan tidak seperti di Sekolah Dasar kebanyakan, untuk kelas atas siswa diwajibkan untuk menginap. Otomatis mereka melaksanakan ibadah salat tarawih dan sahur bersama di sekolah. Tentu ditambah lagi dengan kegiatan ibadah lain, seperti mengaji dan salat malam. Sementara kelas bawah, yakni kelas 1, 2, 3 dan 4, hanya sampai waktu buka puasa saja.

Melalui agenda pesantren ramadan ini, Dhiah Saptorini berharap akan terbentuk siswa siswi yang islami, tangguh dan mandiri.

Sebab menurutnya, pesantren ramadan digelar bertujuan untuk mengubah pribadi seseorang menjadi lebih baik. Oleh karenanya, para santri siswa-siswi SD Plus Al Kautsar harus mampu memanfaatkan momen puasa ramadan, khususnya dua hari selama pesantren ramadan, dengan semaksimal mungkin.

“Kalau dari sikap saja kalian tidak ada perubahan setelah kegiatan ini, berarti percuma, tidak ada hasilnya pesantren ini. Untuk itu semua harus bertekad menjadikan diri lebih baik dari sebelumnya, ” tegasnya. (Malang Post: 30 Mei 2018)

About SD Plus Al-Kautsar Malang

Check Also

Datangkan Guru dari Spanyol, Belajar Makin Asik

Siswa SD Plus Al-Kautsar Nampak lebih semangat di kelas. Mereka antusias mengikuti kelas bahasa Inggris …

Leave a Reply