Home / Artikel / Keputrian : Jadikan Wanita Lebih Bermartabat

Keputrian : Jadikan Wanita Lebih Bermartabat

Menurut bahasa Sanskerta,  kata perempuan muncul dari  kata per – empu –an. ‘Per’ memiliki makna makhluk dan ‘Empu’ artinya mulia, tuan, atau mahir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa makna kata perempuan adalah makhluk yang mulia, atau memiliki kemampuan.

Bagi kita sosok perempuan merupakan sosok  yang identik dengan makhluk mulia yang lemah lembut, baik hati namun juga  memiliki banyak kemampuan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa lahirnya generasi-generasi muda tidak terlepas dari sosok  perempuan. Baik maupun buruknya generasi penerus bangsa tak lepas dari peran perempuan, yaitu ibu. Pada era saat ini, perempuan tidak hanya dapat berperan sebagai ibu bagi putra-putrinya,namun dapat pula bermanfaat bagi masyarakat lain.

SD Plus Al-Kautsar sebagai sekolah yang memiliki kekhasan dengan nuansa keislamannya, memiliki suatu program bagi ibu-ibu tenaga pendidik dan kependidikannya yang dinamakan Keputrian. Berbagai macam kegiatan ada pada program keputrian ini, mulai dari pembelajaran tentang etika dalam lingkungan kerja maupun dalam rumah tangga, cara berpenampilan yang baik dan sopan serta pelatihan pembuatan hasil karya. Bermacam hasil karya telah dihasilkan, antara lain pembuatan bros dari kain perca, dari kertas maupun dari manik-manik. Sangatlah menyenangkan karena begitu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan keputrian tersebut

Kegiatan keputrian dilakukan setiap hari Jum’at, pada pukul 11.00-12.00 wib. Program ini, bertujuan memberikan tambahan khazanah pengetahuan bagi ibu-ibu tenaga pendidik dan kependidikan di SD Plus Al-Kautsar agar memiliki kepercayaan diri dalam melaksanakan tugasnya, cerdas berpikir, berprilaku, berakhlaq mulia (berkhlakul karimah) serta mempunyai keahlian di bidang lain.

Di samping materi tersebut, dalam keputrian ini juga disampaikan tentang kajian keislaman berupa fiqih Nisa’ yang mengupas tentang berbagai macam hal tentang masalah wanita. Dengan kegiatan ini diharapkan para   tenaga pendidik dan kependidikan mendapatkan tambahan pengetahuan agama yang dapat membimbingnya kearah kehidupan yang lebih baik dan dapat menopang terwujudnya keluarga sakinah yang penuh kasih sayang. (by Sty/Ims/humas)

About

Check Also

Tipe Orang Tua yang Anaknya Rentan Jadi Korban Bullying

Dr. Dhiah Saptorini, S.E, M, Pd. (Kepala Sekolah SD Plus Al-Kautsar Malang) Saya bisa membayangkan …

Leave a Reply