Home / Berita / Pendidikan Berwawasan Lingkungan

Pendidikan Berwawasan Lingkungan

Siapkan Pendidikan Berwawasan Lingkungan

MALANG – Sebagai salah satu sekolah dasar favorit di Kota Malang, SD Plus Al-Kautsar  berada di lokasi yang strategis. Lingkungan yang nyaman dan asri menjadi ciri khas sekolah yang kini menyandang gelar sekolah Adiwiyata Nasional ini. SD Plus Al-Kautsar berada di komplek perumahan dengan one gate sistem. Meski lokasinya di kota, sekolah ini memberikan rasa nyaman karena jauh dari keramaian sehingga terhindar dari polusi suara maupun polusi udara yang diakibatkan kendaraan bermotor.
Menjadi keunggulan tersendiri bagi SD Plus Al-Kautsar yang memiliki lahan hijau dengan bermacam jenis tumbuhan. Baik yang berbatang besar atau aneka bunga yang membuat lingkungan sekolah terlihat indah. Di tiap tumbuhan dicantumkan nama dan jenis dari pohon terkait. Dengan demikian para siswa dapat mudah mengenal dengan belajar dan mengamati secara langsung aneka flora yang ada.
Selain hijau dan luas, SD Plus Al-Kautsar juga jauh dari jangkauan tindak kriminal. Kondisi ini menjadikan peserta didik dapat belajar dengan nyaman dan aman sesuai dengan harapan seluruh orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di lembaga ini.
Area sekolah ini juga dilengkapi dengan fasilitas memadai. Termasuk sarana olahraga seperti futsal dan basket dengan lapangan yang berbeda serta area kolam renang yang sangat memungkinkan para siswa berolahraga dengan fun. Termasuk luasnya area parkir sangat mempermudah orang tua siswa saat mengantar dan menjemput anak-anaknya.
Tak heran kondisi lingkungan seperti ini menjadikan SD Plus Al-Kautsar dinobatkan sebagai peraih The Best Green School tahun 2014.
“Bagaimanapun lingkungan sekolah itu sangat mempengaruhi terlaksananya proses belajar mengajar. Kita kondisikan lingkungan sekolah ini dengan sebaik dan senyaman mungkin demi anak-anak,” ujar Dhiah Saptorini, SE. M.Pd, Kepala SD Plus Al-Kautsar.
Sebagaimana diketahui, sekolah berbasis lingkungan merupakan karakter dari Adiwiyata. Meski begitu lembaga pendidikan tak semata-mata memfasilitasi perserta didiknya dengan lingkungan yang bersih dan hijau. Peran SD Plus Al-Kautsar yang kini proses menuju Adiwiyata Mandiri ini  tentu memiliki orientasi yang tak hanya perolehan gelar semata. Rini sapaan akrab Dhiah Saptorini menjelaskan, hal terpenting dari sebuah prestasi adalah bukti konkrit dari sikap dan perilaku peserta didik yang mencerminkan suatu keberhasilan.
Misalnya, dalam Adiwiyata upaya guru dalam menanamkan budaya cinta lingkungan terhadap siswa menjadi poin utama. Kebiasaan siswa seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman agar tetap hijau serta menjaga lingkungan tetap bersih merupakan aktualisasi Adiwiyata. Dan sikap ini diakui lebih bernilai dari sekedar menanam banyak pohon dan menghias sekolah untuk kelihatan hijau.
“Mulai dari pendidikan nantinya kesadaran anak akan timbul menjadi sebuah kebiasaan yang baik dalam menjaga lingkungannya,” jelasnya.
Kini, SD Plus Al-Kautsar kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftarkan putra-putri mereka sebagai calon peserta didik baru tahun pelajaran 2015-2016. Pendaftaran dibuka sejak dua pekan lalu dengan dua jalur, yaitu jalur Prestasi dan Reguler. Jalur prestasi dibuka hingga 7 Maret mendatang. Calon peserta didik baru yang mendaftar melalui jalur ini akan diberikan fasilitas berupa potongan SPP hingga lima puluh persen selama setahun. Dengan syarat utama menyerahkan surat keterangan prestasi dari TK masing-masing serta beberapa piagam dan sertifikat juara yang pernah diraih. Prestasi ini bisa di bidang akademik maupun non akademik.
Sedangkan jalur reguler akan dibuka setelahnya hingga 30 April mendatang. Namun Ketua P3DB Yeni Maf’ula, S.Pd mengatakan batas akhir dari jalur ini bisa saja berubah lebih maju jika kuota calon peserta didik baru telah tercapai.
“Untuk itu kami berharap kepada masyarakat agar segara melakukan pendaftaran. Termasuk memanfaatkan jalur prestasi yang memberikan banyak kemudahan dan keringanan,” terangnya. (imm/adv/oci)

 

About

Check Also

Tumbuhkan Semangat Cinta Lingkungan, SD Plus Al-Kautsar Bentuk Kader Lingkungan

Dalam rangka mencetak generasi yang peduli dan cinta lingkungan, SD Plus Al-Kautsar menggelar pelatihan untuk …

One comment

  1. Saya rasa kini sekolah sekolah tidak memiliki kebudayaan berkebun lagi seperti saat saya masih di SD.

    Kini siswa hanya disuruh belajar dan les dan mengerjakan segudang PR
    saya harap sekolah dapat mementingkan juga aspek lingkungan dimulai dari lingkungan sekolah

Leave a Reply

Akun Pro Monaco Akun Pro Korea Akun Pro Mesir Akun Pro Italia Akun Pro China Akun Pro Filipina Akun Pro Amerika akun pro thailand akun pro amerika akun pro arab akun pro china akun pro dubai akun pro filipina akun pro hongkong akun pro internasional akun pro jepang akun pro kamboja akun pro korea akun pro macau akun pro myanmar akun pro rusia akun pro singapore akun pro taiwan akun pro vietnam akun pro asia akun pro luar negeri akun pro amerika akun pro arab akun pro asia akun pro china akun pro dubai akun pro eropa akun pro filipina akun pro hongkong akun pro internasional akun pro jepang akun pro kamboja akun pro korea akun pro macau akun pro myanmar akun pro rusia akun pro singapore akun pro taiwan akun pro thailand akun pro vietnam akun pro luar negeri akun pro dubai akun pro amerika akun pro arab akun pro asia akun pro belanda akun pro china akun pro eropa akun pro filipina akun pro hongkong akun pro internasional akun pro jepang akun pro kamboja akun pro korea akun pro macau akun pro myanmar akun pro rusia akun pro singapore akun pro taiwan akun pro thailand akun pro vietnam akun pro luar negeri