Home / Berita / Bangga Bertanding dengan Negara Lain

Bangga Bertanding dengan Negara Lain

KEBANGGAAN: Haidar dkk, foto bersama kepala SD Plus Al-Kautsar, Dhiap Saptorini dan beberapa guru pendamping.

PENGALAMAN tak terlupakan dirasakan 61 siswa-siswi SD Plus Al-Kautsar yang tergabung dalam kelompok MB Gending Wiyata Bestari, salah satu program ekstra yang dimiliki sekolah.  Pasalnya di usia MB Gending Wiyata Bestari yang belum genap dua tahun, mereka sudah bisa tampil di kancah internasional dan meraih prestasi. Salah seorang siswa anggota Gending Wiyata Bestari, Haidar Ali mengungkapkan rasa bahagianya dengan memperoleh salah satu pengalaman terbaik dalam   hidupnya.
“Rasanya senang sekali dapat bermain dan bertanding dengan lawan dari dalam dan luar negeri,” katanya saat ditemui Malang Post di sekolahnya.
Kesempatan emas tersebut tak hanya dijadikannya sebagai ajang bertanding, namun juga kesempatan untuk belajar lebih banyak dari grup Marching Band yang menurutnya hebat-hebat. Terlebih ketika grup dari luar negeri yang tampil, rasanya menjadi pembelajaran yang tidak akan terlewatkan.
“Tampil dan belajar dalam kompetisi itu merupakan sebuah kebanggaan bagi kami,” tambahnya.
Selain bangga karena tampil di ajang internasional, rasa bangga juga dirasakan mereka karena membawa trophy sebagai pemenang Runner Up Display Show. Rasa percaya diri terus ditanamkan untuk menjaga mental agar tetap kuat sehingga bisa perform dengan tampilan terbaik. Husain Mahdi, salah satu peserta lain mengaku sempat canggung sebelum tampil. Pengalaman yang belum seberapa untuk tampil di even internasional dengan disaksikan ribuan pasang mata yang hadir, ternyata menjadikannya sempat gugup dan minder.
“Ya bagaimana lagi, minder atau tidak kan tetap harus tampil. Jadi saya anggap saja penonton tidak ada. Jadi bisa tampil dengan santai dan asyik. Alhamdulillah kita bisa juara 2,” jelas siswa kelas VI ini.
Waka Kesiswaan SD Plus Al-Kautsar, Darmaji, S. Ag mengatakan upaya menguatkan mental anak asuhnya adalah hal penting dilakukan saat bertanding. Apalagi dalam kompetisi tersebut ada sesi Battle Perkusi. Dimana ada dua grup yang tampil berhadapan untuk ‘saling serang’ menjatuhkan mental lawan melalui penampilan atraktif masing-masing.
“Ini membutuhkan kesiapan yang bagus, terutama mental. Tapi alhamdulillah mereka dapat melaluinya dan melakukan yang terbaik,” tukasnya.
Secara khusus ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada wali siswa yang telah mendukung sekolah dengan mensupport penuh anak-anaknya yang bertanding di Jember.

Dikutip dari Malang Post, 11 September 2014

About

Check Also

Datangkan Guru dari Spanyol, Belajar Makin Asik

Siswa SD Plus Al-Kautsar Nampak lebih semangat di kelas. Mereka antusias mengikuti kelas bahasa Inggris …

Leave a Reply