Home / Berita / SD Plus Al Kautsar Rebut Posisi Runner Up

SD Plus Al Kautsar Rebut Posisi Runner Up

MEMUKAU: Marching Band Gending Wiyata Bestari SD Plus Al-Kautsar saat perform di ajang Jember Open Marching Competition (JOMC) tingkat internasional, Minggu (7/9) lalu.

MALANG – Marcing Band Gending Wiyata Bestari sukses menorehkan namanya di kancah internasional. Di usianya yang masih se umuran jagung, drumband SD Plus Al-Kautsar ini mampu bersaing dengan grup-grup drumband favorit yang ada di Indonesia dan beberapa negera tetangga. Tak pelak, hal ini menjadi sebuah kejutan luar biasa bagi kota Malang khususnya.
Minggu (7/9) lalu, dalam even International Jember Open Marching Competition (JOMC) yang digelar di Jember, Gending Wiyata Bestari SD Plus Al-Kautsar hadir sebagai peserta yang mewakili kota Malang. Meski persiapan kurang maksimal, mereka tampil dengan penuh percaya diri sebagai grup yang layak menjadi salah satu bagian dari ajang internasional tersebut.
Terbukti walaupun hanya dengan persiapan kurang dari dua bulan, mereka mampu menorehkan prestasi sebagai Runner Up.
“Syukur Alhamdulillah, dengan persiapan yang sangat sedikit anak-anak mampu tampil bagus dengan prestasi yang cukup membanggakan kami semua,” ungkap Kepala SD Plus Al-Kautsar Dhiah Saptorini, M. Pd.
Sikap disiplin dan rasa tannggungjawab para siswa adalah faktor utama keberhasilan MB Gending Wiyata Bestari untuk berprestasi di ajang penuh gengsi tersebut. Hal ini dinilai Rini, sapaan Dhiah Saptorini, merupakan poin lebih yang ada dalam diri peserta didiknya, sebagai hasil dari binaan dan pendidikan karakter yang selama ini dilakukan.
“Diantara mereka sempat ada yang mengalami sakit, tapi mereka bersikukuh untuk tetap ikut tampil. Karena mereka merasa grup ini tidak akan lengkap jika beberapa komponen diantaranya tidak hadir,” ungkap Rini.
Prestasi SD Plus Al-Kautsar diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak, termasuk sekolah lain. Walaupun belum berpengalaman di tingkat nasional maupun internasional, ternyata mereka juga mampu bersaing. Namun Rini mengakui untuk menata mental memang cukup berat.  Tapi pihaknya yakin, bahwa even internasioanl di Jember beberapa hari lalu merupakan peluang bagus untuk mendobrak mental dan keberanian peserta didiknya.
“Iini kesempatan baik bagi anak-anak, karena even seperti ini akan membawa loncatan mental yang tidak akan terlupakan oleh mereka,” tambahnya.
Saat tampil, MB Gending Wiyata Bestari SD Plus Al-Kautsar membawakan konsep akulturasi budaya Jawa dan Cina. Inilah yang menjadi nilai lebih mereka waktu itu yang tidak ada pada peserta lain. Menurut Rini, konsep ini sangat tepat, karena selain bertanding SD Al-Kautsar secara tidak langsung juga memperkenalkan tradisional budaya bangsa Indonesia pada dunia.
Waka Kesiswaan SD Plus Al-Kautsar, Darmaji, S. Ag mengatakan bulan April tahun lalu, MB Gending Wiyata Bestari didirikan SD Plus Al-Kautsar. Sebagai lembaga yang peduli terhadap bakat dan  kreativitas peserta didiknya. Sekolah yang berada di Jalan Simpang Adi Sucipto ini bertekad menambah satu program ekstra lagi berupa grup drumbband. Dan keputusan ini tidak salah, terbukti tidak sedikit siswa yang berminat masuk sebagai anggota. Terlebih lagi dengan usaha dan pembinaan yang dilakukan secara serius, di usia yang masih relatif mudah sederet prestasi sudah dicapai MB Gending Wiyata Bestari. Diantaranya juara Umum Display MarchingBand dan Runner Up Play Pas tingkat Malang Raya dalam pagelaran Drumband Malang Post dan KDS beberapa bulan yang lalu.
“Kita sangat menghargai karya anak-anak. Untuk itu segala kebutuhan pembelajaran dan pembinaan dalam bidang kreativitas, kami selalu upayakan untuk menunjang pendidikan mereka yang terbaik,” ujarnya.

Dikutip dari Malang Post, 11 September 2014

About

Check Also

SISWA SD PLUS AL-KAUTSAR MALANG NOMOR EMPAT ASIA, BERSIAP KE BRASIL

  SISWA SD PLUS AL-KAUTSAR MALANG NOMOR EMPAT ASIA, BERSIAP KE BRASIL MALANG Kedatangan Aqila …

Leave a Reply